Kembali

5/02/2016 12:57:00 AM


Ratusan malam telah kujumpa purnama
namun tak sebersit bintang pun ada
dalam kesunyian asa ini berlabu
sejak terakhir matamu bukan lagi bayang semu.

Langit itu hampa
mengikuti egoku yang tak bersuara
'tuk mengakui penyesalanku seenaknya
melepaskanmu enyah begitu saja.

Izinkan aku terpejam malam ini
terangan ingin bermimpi
melihat eloknya simpul bibir mentari
saat aku bisa memilikimu sekali lagi.

--Bumerang

(Jakarta, 2 Mei 2016)

((Post-AADC 2 here))

0 Comment(s)

Comment here